• All
  • Category 1
  • Category 2
gravatar

Mengenal Konsep Diri dan Cara Simpel benerin kalo itu "negatif"

“Kamu gak mau pacaran sama aku?”
“Enggak”
“Sayang banget, padahal aku adalah cowok paling sexy dan keren se-dunia”
“NGACA DONG MAS !!!”

Suatu percakapan yang mungkin pernah dialami sebagian orang. Ngomong-ngomong, perjalanan hidup yang telah kita lalui membuat kita melihat banyak sekali hal di dunia ini, selain itu kita pasti mengenal banyak orang, mulai dari keluarga, saudara, sahabat, teman biasa hingga orang yang tidak kita sukai. Dari sekian banyak orang yang kita kenal, umumnya kita pasti mampu mendefinisikan bagaimana mereka menurut sudut pandang kita,

hmmm… Coba bayangkan seorang guru SMA yang paling galak menurut anda? Lihatlah tatapan matanya? Bagaimana perasaan anda, takutkah? Lalu coba anda definisikan bagaimana guru SMA anda yang tergalak itu, mungkin anda dapat mengatakan dia seorang yang obsesi akan keadilan, terlalu otoriter, mudah tersinggung, sadis, ringan tangan, melempar murid yang tidak mengerjakan tugas dari lantai 3 ke bawah, dll. Jika anda mampu mendefinisikan bagaimana guru anda, berarti anda telah mampu mendefinisikan bagaimana guru tergalak pada masa SMA anda dari sudut pandang anda. Lalu bagaimana anda mengenal diri anda? Apakah anda benar-benar mampu menyadari siapa anda sesungguhnya? Lalu yang terpenting, bagaimana anda menilai diri anda? Cobalah jawab pertanyaan di bawah ini dengan “benar” atau “salah”.

1. Saya memiliki kualitakualitas yang baik dalam hidup.
2. Tidak ada yang dapat saya banggakan dalam hidup saya.
3. Saya adalah orang yang buruk dan bodoh.
4. Saya selalu merasa bahwa saya ini unik dan sangat istimewa.
5. Saya adalah orang yang gagal.
6. Secara keseluruhan, saya merasa puas dengan kehidupan saya.


Jika anda menjawab “benar” pada pernyataan nomor 1,4, dan 6. Anda menilai tinggi diri anda sendiri. Namun jika anda menjawab benar pada pernyataan nomor 2,3, dan 5, maka anda menilai rendah diri anda sendiri (Rosenberg,  1965). Bagaimana kita memandang diri kita sendiri merupakan pengertian dari konsep diri. Hal ini sesuai dengan pernyataan yang dikatakan  Rakhmat (2003) bahwa konsep diri adalah penilaian diri anda terkait apa yang anda pikirkan dan apa yang anda rasakan terhadap diri anda. Pengaruh konsep diri anda terhadap kehidupan anda sangatlah kuat. Secara garis besar konsep diri dapat berdampak :

Positif
Nergatif
Motivasi yang tinggi
Motivasi yang rendah
Optimis
Pesimis
Percaya Diri
Ragu-ragu
Inisiatif
Tidak berani memulai sesuatu
Menyukai Tantangan
Menghindari tantangan
Bahagia dalam menjalani kehidupan
Sering mengeluh

Selamat bagi anda yang memiliki konsep diri yang positif, namun bagi anda yang memiliki konsep diri yang negative anda tidak perlu khawatir, karena pada dasarnya konsep diri bukanlah suatu hal yang bersifat menetap, melainkan suatu hal yang dapat berubah dan bersifat dinamis. (Rakhmat, 2003). Hal yang dapat anda lakukan untuk memperbaiki konsep diri yang negative adalah :

Menambah pengetahuan
Menambahnya ilmu pengetahuan tidak hanya membuat anda lebih pintar dan tahu. Akan tetapi menambah ilmu pengetahuan anda akan membuat pikiran anda lebih terbuka dan pendapat anda mengenai diri anda akan meningkat lebih positif dan bagus. Cara menambah pengetahuanpun dapat anda lakukan dengan berbagai cara, mulai dari melanjutkan pendidikan secara formal seperti melanjutkan sekolah atau belajar sendiri. Anda juga dapat menambah pengetahuan dengan cara membaca buku, akan tetapi membaca buku riwayat hidup atau pemikiran tokoh-tokoh merupakan bahan bacaan yang tepat untuk memperbaiki konsep diri yang negative.

Menambah Pengalaman
Pengalaman yang saya maksud tidak hanya sekedar peristiwa yang kita lalui, melainkan suatu hal yang memicu anda untuk berfikir apa yang harus anda lakukan terhadap kondisi tersebut. Menambah pengalaman akan membuat anda mengetahui apa yang telah bisa anda lakukan dan apa yang belum bisa anda lakukan. Pengalaman secara otomatis akan memperbaiki konsep diri anda. Asumsinya adalah semakin banyak kemampuan-kemampuan yang anda sadari, maka semakin positif konsep diri anda.

Menambah Pergaulan

Dengan memiliki pergaulan yang luas akan membuat anda secara tidak sadar memperbaiki konsep diri anda. Asalkan anda mau membuka diri dan mengambil pelajaran dari apa yang orang lain alami. Intinya adalah dengan anda mengenal banyak orang langsung maupun tidak dan membuka diri untuk mengambil pelajaran, anda biasanya akan sadar kebaikan dan keburukan diri anda sendiri setelah melihat kebaikan dan keburukan orang lain.

gravatar

Keren deh tulisannya ga, tapi gak kaya biasanya aja pake bahasa "anda", terlalu formal.

gravatar

Dari pada pake kata "kisana" bang, wkwkwk....
thanks ya dah baca...