Mengenal Konsep Diri dan Cara Simpel benerin kalo itu "negatif"
“Kamu
gak mau pacaran sama aku?”
“Enggak”
“Sayang
banget, padahal aku adalah cowok paling sexy dan keren se-dunia”
“NGACA
DONG MAS !!!”
Suatu
percakapan yang mungkin pernah dialami sebagian orang. Ngomong-ngomong,
perjalanan hidup yang telah kita lalui membuat kita melihat banyak sekali hal
di dunia ini, selain itu kita pasti mengenal banyak orang, mulai dari keluarga,
saudara, sahabat, teman biasa hingga orang yang tidak kita sukai. Dari sekian
banyak orang yang kita kenal, umumnya kita pasti mampu mendefinisikan bagaimana
mereka menurut sudut pandang kita,
hmmm…
Coba bayangkan seorang guru SMA yang paling galak menurut anda? Lihatlah
tatapan matanya? Bagaimana perasaan anda, takutkah? Lalu coba anda definisikan
bagaimana guru SMA anda yang tergalak itu, mungkin anda dapat mengatakan dia
seorang yang obsesi akan keadilan, terlalu otoriter, mudah tersinggung, sadis,
ringan tangan, melempar murid yang tidak mengerjakan tugas dari lantai 3 ke
bawah, dll. Jika anda mampu mendefinisikan bagaimana guru anda, berarti anda
telah mampu mendefinisikan bagaimana guru tergalak pada masa SMA anda dari
sudut pandang anda. Lalu bagaimana anda mengenal diri anda? Apakah anda
benar-benar mampu menyadari siapa anda sesungguhnya? Lalu yang terpenting,
bagaimana anda menilai diri anda? Cobalah jawab pertanyaan di bawah ini dengan
“benar” atau “salah”.
1.
Saya memiliki kualitakualitas yang baik dalam hidup.
2. Tidak ada yang dapat saya banggakan dalam hidup saya.
3. Saya adalah orang yang buruk dan bodoh.
4. Saya selalu merasa bahwa saya ini unik dan sangat istimewa.
5. Saya adalah orang yang gagal.
6. Secara keseluruhan, saya merasa puas dengan kehidupan saya.
2. Tidak ada yang dapat saya banggakan dalam hidup saya.
3. Saya adalah orang yang buruk dan bodoh.
4. Saya selalu merasa bahwa saya ini unik dan sangat istimewa.
5. Saya adalah orang yang gagal.
6. Secara keseluruhan, saya merasa puas dengan kehidupan saya.
Jika
anda menjawab “benar” pada pernyataan nomor 1,4, dan 6. Anda menilai tinggi
diri anda sendiri. Namun jika anda menjawab benar pada pernyataan nomor 2,3,
dan 5, maka anda menilai rendah diri anda sendiri (Rosenberg, 1965). Bagaimana
kita memandang diri kita sendiri merupakan pengertian dari konsep diri. Hal ini
sesuai dengan pernyataan yang dikatakan
Rakhmat (2003) bahwa konsep diri adalah penilaian diri anda terkait apa
yang anda pikirkan dan apa yang anda rasakan terhadap diri anda. Pengaruh
konsep diri anda terhadap kehidupan anda sangatlah kuat. Secara garis besar konsep
diri dapat berdampak :
|
Positif
|
Nergatif
|
|
Motivasi yang tinggi
|
Motivasi yang rendah
|
|
Optimis
|
Pesimis
|
|
Percaya Diri
|
Ragu-ragu
|
|
Inisiatif
|
Tidak berani memulai sesuatu
|
|
Menyukai Tantangan
|
Menghindari tantangan
|
|
Bahagia dalam menjalani kehidupan
|
Sering mengeluh
|
Selamat bagi anda yang
memiliki konsep diri yang positif, namun bagi anda yang memiliki konsep diri
yang negative anda tidak perlu khawatir, karena pada dasarnya konsep diri
bukanlah suatu hal yang bersifat menetap, melainkan suatu hal yang dapat
berubah dan bersifat dinamis. (Rakhmat, 2003). Hal yang dapat anda lakukan
untuk memperbaiki konsep diri yang negative adalah :
Menambah pengetahuan
Menambahnya ilmu pengetahuan
tidak hanya membuat anda lebih pintar dan tahu. Akan tetapi menambah ilmu
pengetahuan anda akan membuat pikiran anda lebih terbuka dan pendapat anda
mengenai diri anda akan meningkat lebih positif dan bagus. Cara menambah
pengetahuanpun dapat anda lakukan dengan berbagai cara, mulai dari melanjutkan
pendidikan secara formal seperti melanjutkan sekolah atau belajar sendiri. Anda
juga dapat menambah pengetahuan dengan cara membaca buku, akan tetapi membaca
buku riwayat hidup atau pemikiran tokoh-tokoh merupakan bahan bacaan yang tepat
untuk memperbaiki konsep diri yang negative.
Menambah Pengalaman
Pengalaman yang saya maksud
tidak hanya sekedar peristiwa yang kita lalui, melainkan suatu hal yang memicu
anda untuk berfikir apa yang harus anda lakukan terhadap kondisi tersebut.
Menambah pengalaman akan membuat anda mengetahui apa yang telah bisa anda
lakukan dan apa yang belum bisa anda lakukan. Pengalaman secara otomatis akan
memperbaiki konsep diri anda. Asumsinya adalah semakin banyak
kemampuan-kemampuan yang anda sadari, maka semakin positif konsep diri anda.
Menambah Pergaulan
Dengan memiliki pergaulan
yang luas akan membuat anda secara tidak sadar memperbaiki konsep diri anda.
Asalkan anda mau membuka diri dan mengambil pelajaran dari apa yang orang lain
alami. Intinya adalah dengan anda mengenal banyak orang langsung maupun tidak
dan membuka diri untuk mengambil pelajaran, anda biasanya akan sadar kebaikan
dan keburukan diri anda sendiri setelah melihat kebaikan dan keburukan orang
lain.